oleh

Khairul saleh masyarakat desa metur laporkan direktur PT Mitra Ogan ke KPK dugaan penyalahgunaan wewenang dan Korupsi secara berjamaah

Jakarta Target informasi.com Kamis 08/01/2026 masyarakat desa metur dusun V kecamatan peninjauan kabupaten Oku mendatangi kantor komisi pemberantasan korupsi,. Yang mana maksud dan tujuan melaporkan direktur PT Mitra ogan kabupaten Oku provinsi Sumsel dugaan tindak pidana Korupsi dan penyalahgunaan wewenang, secara berjamaah, adapun yang prihal yang di laporkan Khairul saleh tersebut, dari hasil pendapatan PT perkebunan mitra Ogan, yang mana saat ini PT perkebunan mitra Ogan mengalami Pailit, nyaris gajih karyawan PT mitra Ogan tidak bisa di bayarkan oleh pihak perusahaan PT perkebunan mitra Ogan,

Menurut Khairul PT perkebunan mitra Ogan ini adalah perusahaan plat merah (BUMN ) yang di biayai oleh negara, PT mitra Ogan yang berada di kecamatan lubuk batang dan kecamatan peninjauan kabupaten Oku provinsi Sumsel berdasarkan data yang di keluarkan oleh dinas perkebunan kabupaten Oku tahun 2012 dengan luas lebih kurang 22 000 hektar,, tapi anehnya perusahaan perkebunan milik pemerintah ini mengalami kehancuran baik secara administrasi dan keuangan, bayangkan perkebunan luas 22.000 hektar mengalami rugi,

Masih menurut Khairul saleh perkebunan sawit PT mitra Ogan ini kan menghasilkan buah sawit, dengan analisa 22.000 hektar di kali dalam perhektar di perkecil dengan pendapatan 50 kg perhektar pendapatan dalam hasil sekali panen,, di kalikan dengan luas dan di kalikan harga jualnya TBS dengan harga 2.800 kg.dalam hitungan saya dengan total pendapatan di perkecil dalam satu kali melakukan pemanenan Rp.3.080.000.000 di kalikan 2 kali pemanenan dalam satuan bulan,, dengan nilai Rp. 6.160.000.000 di kali 12 bulan dengan total pendapatan hasil pemanenan Rp. 73.920.000.000 itu di hitung dalam kondisi buah sulit atau tret dan di perkecil analisis hitungan , apalagi kondisi buah banyak mulai dari bulan 5 sampai ke bulan 12. Pendapatan bisa mencapai ratusan milyaran, ini menurut saya agak janggal dan adanya indikasi permainan dan dugaan korupsi di tubuh perkebunan PT mitra Ogan di kabupaten Oku

Selanjutnya Khairul saleh menjelaskan PT perkebunan minta Ogan mengunakan metode kerja sama operasional atau KSO dengan pihak 3 ini sangat sangat aneh, di saat PT perkebunan minta Ogan dalam keadaan sakit perekonomian untuk pembayaran gajih karyawan dan operasional perusahaan, malah direktur utama PT Mitra ogan mengontrakkan lahan perkebunan milik negara ini kepada pihak KSO, dan saya menduga adanya kesepakatan dan persekongkolan, pemupakatan jahat untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan golongan yang mengarah kepada tindak pidana Korupsi, sebagai contoh di abdiling 6 PT perkebunan mitra Ogan melakukan kerjasama operasional dengan CV sumber Rezki transport dengan penerima kuasa direktur PT perkebunan mitra Ogan adalah oknum polisi’ berinisial A.A, berdinas di satuan polres Oku Selatan Polda Sumsel, dari hasil pendapatan perkebunan yang di kelola oleh pihak ke tiga yaitu KSO tadi adanya upaya-upaya indikasi korupsi dan penyalahgunaan wewenang, untuk mendapatkan keuntungan pribadi, sehingga perusahaan plat merah milik pemerintah ini di rugikan milyaran rupiah, ungka Hairul saat di konfirmasi awak media 08/01/2026

Saya mendatangi kantor komisi pemberantasan Korupsi hari ini guna melaporkan dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang secara berjamaah, laporan saya di terima oleh pihak KPK, harapan saya pihak KPK segera untuk menindaklanjuti laporan saya sebagai masyarakat secara terbuka dan transparan, selanjutnya saya akan mengawal laporan saya di KPK, apabila di butuhkan keterangan atau di minta bukti tambahan saya siap datang, pungkas Khairul saleh, di gedung komisi pemberantasan korupsi KPK

EDITOR: ROSIDI.AR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *